Emirates Stadium Saksi Bisu Arsenal Lawan Liverpool

Hujan Gol Di Emirates Stadium, London
Hujan Gol Di Emirates Stadium, London
SBO ONLINE - Drama enam gol tercipta saat Arsenal menjamu Liverpool pada pekan ke-19 Premier League 2017-2018 di Emirates Stadium, London, Jumat (22/12/2017) atau Sabtu (23/12/2017) dini hari WIB.

Dengan hasil ini Liverpool tetap berada di posisi keempat dengan nilai 35 sedangkan Arsenal di posisi kelima dengan nilai 35 dari masing-masing 18 laga.

Posisi Liverpool dan Arsenal menjadi rawan jika Burnley dan Tottenham Hotspur saling mengalahkan pada laga Minggu dinihari nanti. Apalagi Arsenal sangat rawan terlempar ke posisi enam atau tujuh.

Hasil ini juga tentu jadi keuntungan tersendiri bagi Chelsea dan Manchester United yang ada di posisi kedua dan ketiga. Sebab keduanya punya kesempatan memperlebar jarak jika menang melawan lawan-lawannya. Chelsea akan bertandang ke markas Everton dan MU berlaga di kandang Leicester City.

Setelah pluit babak pertama dibunyikan, tuan rumah Arsenal sempat mengancam tim tamu lewat Ozil dan Sanchez . Seperti pada menit keempat, Arsenal mendapat peluang tendangan bebas yang dieksekusi Sanchez, namun masih bisa dihalau barisan pertahanan Liverpool.

Berbalik Liverpool yang nyaris unggul menit ke-21 ketika Andrew Robertson melepaskan umpan silang ke tiang jauh dan ada Firmino yang menanduk bola ke arah gawang, namun masih bisa diamankan kiper Arsenal Petr Cech.
Liverpool Harus Puas Berbagi Angka Dengan Arsenal
Liverpool Harus Puas Berbagi Angka Dengan Arsenal
Akhirnya pemain asal Brazil, Philippe Coutinho membuka skor 1 - 0 melalui sundulan setelah memanfaatkan umpan Mohamed Salah pada menit ke-26. Setelah unggul satu gol, The Reds terus memberikan tekanan ke lini pertahanan Arsenal melalui peluang yang didapat Mohamed Salah dan Roberto Firmino, namun belum berujung gol.

The Reds nyaris mencetak gol kedua menit ke-43. Berawal dari kesalahan Laurent Koscielny karena sapuannya bolanya justru mengarah kepada Salah. Sang striker langsung melepaskan tembakan, namun bola mengenai salah satu pemain lawan. Mane mampu memanfaatkan bola rebound dengan tendangan akrobatik mengguting, sayang hanya tipis di atas mistar gawang. Babak pertama berakhir dengan 1 - 0 untuk The Reds.

Memasuki babak kedua ketika laga baru bergulir tiga menit Liverpool langsung menebar ancaman. Tendangan Salah dari dalam kotak penalti meneruskan umpan Sadio Mane masih bisa diantisipasi kiper Arsenal, Petr Cech.

Setelah terus mengepung pertahanan The Gunners, akhirnya Liverpool memperbesar skor menjadi 2 - 0 melalui gol yang dijaringkan Salah pada menit ke-52. Gol itu berawal dari umpan terukur Firmino memanfaatkan serangan balik yang tidak bisa diantisipasi bek tuan rumah.

Tertinggal 0 - 2 membuat Arsenal segera bangkit. Semenit kemudian, umpan silang Hector Bellerin sukses disundul dengan sempurna oleh Alexis Sanchez. Arsenal menyamakan kedudukan pada menit ke-56. Tendangan jarak jauh Xhaka gagal ditepis oleh kiper Liverpool, Simon Mignolet.

Arsenal berbalik unggul di menit ke-58. Oezil yang mencatatkan namanya di papan skor. Gol itu berawal dari kerjasama satu-dua Oezil dengan Lacazette, yang diakhiri dengan tendangan jitu dari jarak dekat.

Xhaka hampir memperlebar keunggulan di menit ke-62. Umpan Sanchez dikirimnya sedikit melebar ke sisi kanan gawang Arsenal. Giliran pemain Liverpool, Sadio Mane yang membuang peluang menit ke-63. Umpan silang Coutinho sudah terukur, tendangan first time Mane masih bisa ditepis Cech.

Akhirnya Liverpool menyamakan kedudukan 3-3 di menit ke-71. Firmino lolos dari posisi offside saat menerima umpan silang Emre Can. Tendangan pemain Brasil itu bisa ditepis Cech, tapi bolanya tetap masuk ke gawang.

Usaha Hector Bellerin tujuh menit berselang belum membuahkan hasil untuk Arsenal. Bolanya masih bisa diamankan oleh Mignolet. Percobaan Salah pada menit ke-89 masih belum membuahkan gol. Georginio Wijnaldum yang memberikan assist untuk kans itu. Tak lama kemudian laga selesai. Arsenal vs Liverpool selesai 3-3. 

Susunan pemain Arsenal vs Liverpool :

Arsenal (4-2-3-1) : 33-Petr Cech; 24-Hector Bellerin, 6-Laurent Koscielny, 18-Nacho Monreal (20-Skhodran Mustafi 46'), 30-Ashley Matiland-Niles; 10-Jack Wilshere, 29-Granit Xhaka; 17-Alex Iwobi (23-Danny Welbeck 78'), 11-Mesut Ozil, 7-Alexis Sanchez (14-Theo Walcott 89'); 9-Alexandre Lacazette

Pelatih: Arsene Wenger (Prancis)

Liverpool (4-3-3) : 22-Simon Mignolet; 12-Joe Gomez, 6-Dejan Lovren, 17-Ragnar Klavan; 26-Andrew Robertson; 23-Emre Can, 14-Jordan Henderson (7-James Milner 13'), 10-Philippe Coutinho (21-Alex Oxlade Chamberlain 84'); 11-Mohamed Salah, 9-Roberto Firmino, 19-Sadio Mane (5-Giorginio Wijnaldum 80')

Pelatih: Jurgen Klopp (Jerman)

Wasit: Martin Atkinson

5 Pelatih Liga Inggris Yang Di Pecat Musim Ini

Musim Ini Menjadi Musim Paling Berat Untuk Para Pelatih Liga Inggris
Musim Ini Menjadi Musim Paling Berat Untuk Para Pelatih Liga Inggris
Berdasarkan hasil rangkuman SBO ONLINE, Tony Pulis menjadi pelatih kelima Liga Inggris yang kehilangan pekerjaan musim ini. Dia diberhentikan manajemen West Bromwich Albion setelah kekalahan telak 4 - 0 di kandang atas Chelsea pada gelaran Liga Primer minggu ke-12, Sabtu (18/11).

Untuk sementara, West Brom akan ditangani mantan manajer, Gary Megson, hingga ada keputusan lebih lanjut. Pihak klub sendiri mengakui keputusan memecat Pulis adalah hal berat, tetapi semua dilakukan demi kepentingan klub.

West Brom saat ini berada di zona degradasi (posisi 17) klasemen Liga Primer. The Baggies baru memperoleh 10 poin dari empat kali seri dan dua kali menang. Pulis menjadi manajer kelima di Liga Primer yang merasakan kejamnya persaingan di kompetisi terketat di dunia.

Dan seperti kita ketahui, tuntutan seorang manajer sepak bola di jaman now memang semakin berat. Suporter dan manajemen tidak mau tahu betapa kerasnya sang pelatih meracik strategi. Intinya, hasil berbicara!

Sebelum Pulis, sudah ada empat manajer Liga Primer Inggris yang terpaksa hengkang akibat hasil buruk klub yang mereka tangani. Siapa saja?

Frank de Boer (Crystal Palace)

Legenda Belanda ini menjadi pelatih pertama yang dipecat musim ini setelah menangani The Eagles hanya selama 77 hari! De Boer yang sukses melatih Ajax namun gagal di Inter meninggalkan Inggris setelah Palace mengalami kekalahan keempat beruntun.

Posisi de Boer digantikan mantan pelatih timnas Inggris, Roy Hodgson. Di bawah mantan pelatih Fulham ini, Ruben Loftus-Cheek dan kolega juga tak langsung menang. Setelah laga ketujuh, barulah Palace bisa mencetak gol saat menang melawan Chelsea di Selhurst Park.

Craig Shakespeare (Leicester City)
Craig Shakespeare Menjadi Salah Satu Pelatih Yang Dipecat Musim ini
Craig Shakespeare Menjadi Salah Satu Pelatih Yang Dipecat Musim ini
Kisah sukses Leicester City di musim 2015/2016 saat menjadi juara Liga Primer, tidak berlanjut di musim berikutnya. The Foxes nyaris terdegradasi, yang berakibat dipecatnya Claudio Ranieri. Lalu, Craig Shakespeare menggantikan pelatih asal Italia tersebut dan berhasil menyelematkan klub yang dimiliki investor Thailand dari jerat degradasi.

Namun, Leicester lagi-lagi tampil kurang stabil musim ini. Setelah delapan laga dan hanya meraih sekali menang, akhirnya pria Inggris tersebut dipecat. Saat ini posisi Jamie Vardy dan kolega sudah lebih baik.

Leicester berada di posisi 12 klasemen sementara Liga Primer. Claude Puel menjadi pelatih klub yang bermarkas di King Power Stadium ini setelah sebelumnya ditangani Michael Appleton selepas dipecatnya Shakespeare.

Ronald Koeman (Everton)

Mungkin agak kaget mendengar klub selevel Everton menghabiskan 140 juta paun di bursa transfer musim panas lalu. Tetapi, memang itu yang terjadi, termasuk memulangkan “si anak hilang”, Wayne Rooney, untuk mengangkat moral para pemain mudanya.

Sayangnya, semua tidak berarti apa-apa. Memasuki pekan kesembilan, pelatih Ronald Koeman dipecat setelah The Toffees terjerembab di posisi 18. Di Liga Europa, Everton pun dipastikan tersingkir setelah menjadi juru kunci di klasemen grup.

Banyak yang berpendapat Koeman layak dipecat karena gagal mencegah Romelu Lukaku pergi. Penyerang Belgia berbadan besar ini memang menjadi mesin gol selama di Goodison Park. Selama empat tahun (2013-2017), pemain berusia 25 tahun ini sudah mencetak 87 gol untuk sisi Liverpool biru. 

Kepergian Lukaku ke Manchester United membuat Everton kesulitan. Wayne Rooney sekalipun masih bisa mencetak gol-gol indah tetap saja sudah tidak produktif seperti saat dia bersama Setan Merah.

Saat ini, Everton memang tengah mencari pelatih menggantikan manajer sementara, David Unsworth. Sejumlah nama mencuat, dan terakhir, pemilik klub mengincar pelatih Atletico Madrid Diego Simeone. Tetapi pihak Los Rojiblancos menegaskan posisi pelatih asal Argentina itu aman di Madrid. 

Slaven Bilic (West Ham United) 

Pria Kroasia ini memang sudah santer dikabarkan akan dipecat di bulan-bulan awal kompetisi. Dan setelah kekalahan telak 4-1 di kandang sendiri saat melawan Liverpool, Bilic pun mengucapkan selamat tinggal kepada suporter The Hammers. 

Para pendukung West Ham banyak yang terlihat meninggalkan stadion sebelum pertandingan melawan The Reds selesai. Ini bentuk kekecewaan terhadap penampilan Joe Hart dan kolega. Kekalahan melawan Liverpool seminggu lalu membuat West Ham berada di posisi 18 dengan sembilan poin.

Pihak klub sendiri mengaku keputusan mengakhiri kerja sama dengan Bilic adalah keputusan terberat. Pria karismatik ini terkenal loyal dan selalu menjaga hubungan baik dengan siapa saja. Tetapi, lagi-lagi kepentingan klub adalah segalanya. Bilic sendiri juga paham akan hal tersebut dan tidak merasa sakit hati.

7 Algojo Tendangan Bebas Terbaik Dunia

Eksekutor Tendangan Bola Mati Terbaik Dunia
Eksekutor Tendangan Bola Mati Terbaik Duni

AGEN SBOBET - Dalam pertandingan sepakbola, tendangan bebas ada kalanya menjadi momok menakutkan bagi setiap tim.

Apalagi jika tim lawan memiliki sejumlah pemain dengan kualitas eksekusi bola mati yang di atas rata-rata. Melakukan pelanggaran di area pertahanan seakan membawa tim ke tiang eksekusi.

Tendangan bebas termasuk salah satu yang terpenting dalam sepak bola. Para eksekutor andal bisa jadi penentu pertandingan lewat eksekusi yang brilian. Pada masa lalu, publik sepak bola tentu tak lupa dengan cara tendangan bebas yang dilakukan Steven Gerrard, Frank Lampard, Xavi, maupun Deco. Namun, untuk saat ini, algojonya lebih punya variasi tendangan bebas. 

Berikut ini adalah 7 Algojo Tendangan Bebas Terbaik Dunia Yang Dikutip Warungbetting : 

1. Lionel Messi

Salah satu dari dua pemain paling menonjol dari generasi ini, Lionel Messi telah menjadikan tendangan bebas sebagai sebuah seni. Dari sudut manapun dan jarak apapun, Messi sering mencetak beberapa tendangan bebas melengkung yang spektakuler pada momen penting.


Pada Januari 2017, pemain asal Argentina itu menunjukkan kemampuan hebatnya dalam mengeksekusi bola mati. Messi mencetak gol tendangan bebas dalam tiga pertandingan berturut-turut (melawan Bilbao, Villarreal dan melawan Bilbao). 

2. Toni Kroos 

Dalam tim yang memiliki Ronaldo, Bale dan peain seperti Asensio, tidak mengherankan bahwa seorang maestro seperti Toni Kroos tidak mendapatkan perhatian yang pantas. Namun, nyatanya dia bak pahlawan tanda jasa bagi Los Blancos dan sering jadi penentu dalam eksekusi tendangan bebas.

Pada musim 2016/17, Real Madrid mencetak 26 gol yang luar biasa dari set-piece. Kroos mengambil sebagian besar dari catatan itu, (105 dari 168 sudut). Ketika pemain seperti Modric dan Isco mengalah untuk tak jadi algojo, sudah jelas kalau Kroos lebih lihai. 


Selain jadi salah satu gelandang terbaik di dunia, Kroos juga tidak diragukan lagi berada di antara para algoju bola mati terbaik di dunia saat ini. Semua itu karena kemampuan gelandang asal Jerman tersebut. 

3. Hakan Calhanoglu
Bintang AC Milan Hakan Calhanoglu
Bintang AC Milan Hakan Calhanoglu
Ada sangat sedikit pemain yang dikenal secara eksklusif dengan kemampuan tendangan bebas mereka. Bintang legendaris Lyon dan Brasil Juninho adalah salah satunya, dan bintang AC Milan Hakan Calhanoglu adalah pemain lainnya.

Pemain berusia 23 tahun itu seakan bisa membuat bola mendengarkan kemauannya dan merupakan master sejati dalam seni mengambil tendangan bebas. Calhanoglu bisa dibilang sudah melewati superstar Portugal Cristiano Ronaldo dalam hal melepaskan tendangan bebas. Berikut adalah cuplikan beberapa tendangan bebas terbaik yang ia ciptakan di sepanjang kariernya. 

4. Miralem Pjanic 

Dibeli Juventus sebagai pengganti Paul Pogba, Miralem Pjanic dengan cepat memainkan perannya sebagai playmaker utama di tim Juventus. Berbakat dengan kemampuan teknis yang luar biasa, serta fleksibilitas taktis, Pjanic juga terkenal dengan kelihaiannya eksekusi bola mati. 

Gaya tendangan bebasnya mengingatkan fans Juve dengan salah satu algojo tendangan bebas legendaris, Juninho Pernambucano. Pjanic telah mencetak beberapa penampilan yang bikin orang tercengang.

Dia tidak hanya dikenal karena tendangan bebas langsungnya yang akurat, juga lantaran mengirimkan bola ke dalam kotak penalti dari mana saja di lapangan. Seorang spesialis bola mati yang benar, Allegri berharap playmaker tersebut melanjutkan penampilan baiknya di musim 2017/18.

5. Dimitri Payet

Salah satu eksekutor tendangan bebas yang paling ditakuti saat ini adalah Dimitri Payet. Dia bisa dibilang sangat sering mencetak gol dari berbagai posisi melalui tendangan bebas. 


Payet sendiri pernah menjadi pahlawan kemenangan 3-2 Prancis atas Kamerun pada laga persahabatan di Stade de la Beaujoire tahun lalu melalui tendangan bebasnya.

Gelandang yang kini perkuat Marseille itu menentukan kemenangan Prancis lewat golnya dari tendangan bebas pada menit ke-90. Bola hasil tendangan Payet meluncur deras ke gawang kawalan Fabrice Ondoa.

6. Neymar Jr 

Neymar bisa dibilang sebagai pengambil tendangan bebas terbaik di dunia sepak bola saat ini. Setelah baru saja menyelesaikan kepindahannya dari Barcelona ke PSG, pemain berusia 25 tahun itu tidak menyia-nyiakan waktunya untuk mencetak dan mengkreasi gol dalam tiga pertandingan pertamanya.

Neymar telah berkali-kali mengeluarkan yang terbaiknya dalam situasi genting. Siapa yang bisa melupakan comeback Barcelona melawan PSG di mana Neymar mencetak gol dan mengkreasi dua gol lainnya dalam waktu 5 menit terakhir? 

7. Cristiano Ronaldo 

Namanya yang melejit saat membela Manchester United dengan polesan tangan sang pelatih handal dan berbakat yakni Sir Alex Ferguson menjadikan Ronaldo sebagai pemain yang ditakuti oleh para lawan, keahlihannya yang tidak perlu diragukan lagi dalam soal mengobrak - abrik pertahanan lawan. Dikenal dengan pemain yang disiplin, ambisius dan memiliki tendangan yang mematikan.

Tendangan bebas yang dinamai Knuckle Shoot ini adalah salah satu senjata Ronaldo untuk menciptakan gol. Lewat aksi tendangan bebas gol - gol cantik tercipta dari kaki Cristiano Ronaldo.

Tendangan Ronaldo memiliki ciri khas tersendiri dan berbeda dengan tendangan pemain lainnya, bola hasil tendangannya cenderung mempunyai arah pergerakan yang tidak menentu sehingga mampu mengecoh penjaga gawang musuh.